KALO BISA SUKSES DI MASA MUDA NGAPAIN NUNGGU TUA :D
Minggu, 30 Desember 2012
^^HIPOTESIS STATISTIKA"
HELLO GUYS,,,
this time i wanna share about "HIPOTESIS STATISTIKA"
apa sebenarnya hipotesis statistika itu???
langsung saja yuk kita simak pembahasannya :D
Hipotesis statistika adalah Pernyataan/dugaan mengenai 1 atau lebih populasi
Benar/ salah suatu hipotesis tidak akan diketahui secara pasti kecuali bila kita memeriksa seluruh populasi, namun ini tidak mungkin dilakukan sehingga cara untuk mengujinya yaitu dengan mengambil suatu sample acak dari populasi tsb dengan informasi yang dikandungnya sehingga dapat diputuskan hipotesis benar atau salah
Dalam pengujian hipotesis kita akan mendapatkan 2 hasil yaitu:
a. penerimaan hipotesis : yaitu akibat tidak cukupnya data untuk menolak
b. penolakan hipotesis : menyimpulkan bahwa hipotesis itu salah.
Ada 2 istilah dalam pengujian hipotesis:
Hipotesis Nol (Ho) yaitu sembarang hipotesis yang akan diuji dan H1 (hipotesis alternatif)
Penolakan Ho mengakibatkan penerimaan Hipotesis alternatif (H1)
CONTOH
1. H0 : penambahan fasilitas ruang ber AC tidak menambah minat mhs untuk belajar di perpustakaan
H1: penambahan fasilitas ruang ber AC menambah minat mhs untuk belajar di perpustakaan
2. H0 : pembangunan hutan kota tidak mengurangi tingkat polusi udara
H1: pembangunan hutan kota mengurangi tingkat polusi udara
PROBABILITAS/ PELUANG KESALAHAN DALAM PENGUJIAN HIPOTESIS
kesimpulan pengujian hipotesis adalah menerima atau menolak suatu hipotesis null berdasarkan dukungan data sample.
Terdapat dua type kesalahan dalam proses pengambilan keputusan ini yakni :
Kesalahan type I : Menolak H0, padahal H0 benar (dinotasikan α)
Kesalahan type II : Menerima H0, padahal H0 salah (dinotasikan β)
Beberapa istilah dalam pengujian hipotesis
Tingkat signifikansi (α )
Adalah harga maximal probabilitas kesalahan type pertama yang diambil/ditetapkan oleh peneliti untuk menolak H0 pada pengambilan kesimpulan dalam pengujian hipotesis.
Statistik Uji
Adalah besaran / formula statistic yang dipakai sebagai indicator untuk menerima atau menolak H0.
Kriteria pengambilan keputusan
Adalah batas-batas kondisi yang harus dipenuhi oleh statistic uji berdasarkan tingkat signifikasi (α) yang ditetapkan untuk menolak atau menerima
kesimpulan dalam pengujian hipotesis
Adalah suatu keputusan untuk menolak atau tidak menolak berdasarkan ukuran sample data yang digunakan dan tingkat signifikansi (α) yang ditetapkan.
Langkah-langkah uji hipotesis:
Menentukan Ho dan H1
Menentukan level of significant
Menentukan kriteria uji/statistik uji
Menentukan daerah penolakan/daerah kritis
Menarik kesimpulan
Sekian pembahasan di atas, semoga bermanfaat :D
Jumat, 28 Desember 2012
UJI HIPOTESIS
Salam Semangat kawan semua :D
disini saya akan mengulas sedikit tentang uji hipotesis
apa itu uji hipotesis??
tara.....
ini dia penjelasannya
hipotesis berasal dari dua penggalan, Kata "hypo" yang artinya "dibawah" dan "thesa" yang artinya "kebenaran"
menurut Trealese (1960) hipotesis adalah suatu keterangan sementara dari suatu fakta yang diamati.
beda lagi pendapat dari Good dan scates (1954) menyatakan bahwa hipotesis adalah suatu taksiran atau referensi yang dirumuskan serta diterima untuk sementara yang dapat menerangkan fakta-fakta yang diamati ataupun kondisi-kondisi yang diamati dan digunakan sebagai petunjuk untuk langkah-langkahnya.
Nah udah ngerti kan :D pasti udah, kawan-kawan kan cerdas semua hehe :D
terus apa sih gunanya uji hipotesis ???
jangan salah kawan uji hipotesis itu penting loh dalam penelitian, khususnya pada penelitian kuantitatif .
kenapa penting , ini dia alasannya :
1. hipotesis dapat dikatakan sebagai piranti kerja teori. hipotesis ini dapat dilihat dari teori yang digunakan untuk menjelaskan masalah yang akan diteliti. misalnya, sebab dan akibat dari konflik dapat dijelaskan melalui teori mengenal konflik
2. hipotesis dapat diuji dan ditunjukkan kemungkinan benar atau tidak benar
3. hipotesis adalah alat yang besar dayanya untuk memajukan pengetahuan karena membuat ilmuwan dapat keluar dari dirinya sendiri. artinya hipotesis disusun dan diuji untuk menunjukkan benar atau salahnya dengan cara terbebas dari nilai dan pendapat peneliti yang menyusun dan mengujinya
Nah loh baru tau kan alasannya, terus ini adalagi fungsi penting!!!!! hipotesis dalam penelitian, yakni :
1. untuk mendukung teori
2. mendorong munculnya teori
3. menerangkan fenomena sosial
4. sebagai pedoman untuk mengarahkan penelitian
5. memberikan kerangka untuk menyusun kesimpulan yang akan dihasilkan
itulah sedikit ulasan uji hipotesis dari saya :D
semoga bermanfaat :D
Rabu, 26 Desember 2012
Menjadi salah satu bagian keluarga statistika universitas diponegoro adalah suatu kebanggaan tersendiri, yang pertama universitas yang mempunyai jurusan statistika cuma ada sedikit dan salah satunya adalah universitas diponegoro ini dan yang kedua karena universitas diponegoro itu masuk 10 besar universitas terbaik di Indonesia, jadi saya sangat bangga :D hehehehhe
statistika punya sebuah wadah loh,, namanya himpunan mahasiswa statistika atau nama bekennya tuh HIMASTA, apa sih HIMASTA itu, let's check it out
HIMASTA adalah organisasi kemahasiswaan internal bagi mahasiswa aktif jurusan Statistika di lingkungan FSM UNDIP. HIMASTA terbentuk pada tanggal 9 Juli 2006 berdasar pada Keputusan Rektor UNDIP No : III/SK/j.07/2004 Tentang Organisasi Kemahasiswaan Universitas Diponegoro. Fungsi dari organisasi internal yang menjadi kebanggaan mahasiswa Statistika ini adalah sebagai wadah komunikasi, penyalur aspirasi dan pemersatu masyarakat Statistika FSM UNDIP. Bertujuan menggalang persatuan dan kesatuan antar mahasiswa Statistika FSM UNDIP dalam menerapkan Ilmu Statistika guna meningkatkan peran serta dalam pembangunan Nasional.
Ketua-Ketua HIMASTA yang pernah menjabat :
1. Yuzdi Ghazali (‘04) periode Juli – Desember 2006
2. Sadmoko Hesti Pambudi (’04) periode 2007
3. Divo Dharma Silalahi (’05) periode 2008
4. Rizki Oki Ari Satrio (’07) periode 2009
5. Kelik Isbiyantoro (’08) periode 2010
6. Nandang Fahmi Jalaludin Malik (’09) periode 2011
7. Masfuhurrizqi Iman (’10) periode 2012
Sabtu, 08 Desember 2012
Mutiara di Dasar Laut Itulah Statistika
Mutiara di Dasar Laut Itulah Statistika
Hidup adalah pilihan. Menjadi mahasiswa pun menjadi bagian dari pilihan hidup ini. Dan setiap pilihan yang ada menyediakan konsekuensi dan keuntungannya tersendiri. Karena hidup ini bagaikan keping mata uang logam yang memiliki dua sisi berlainan dan hidup akan selalu seperti itu. Menjadi mahasiswa bukan satu-satunya pilihan yang membuat kita melejit langsung ke puncak tangga kesuksesan. Namun menjadi mahasiswa adalah membuat kita menapaki tangga kesuksesan melalui proses yang dinamis, proses memperdalam ilmu pengetahuan yang akan menjadikan kita sukses pada bidangnya bukan karena keberuntungan semata.
Statistika, kata yang tak begitu asing ,ia begitu familiar di pelajaran matematika saat aku SMA dulu, kini ia menjadi pilihan yang sudah aku jatuhkan untuk aku tekuni untuk menapaki satu persatu tangga kesuksesan. Mengapa statistika? Ilmu apakah statistika itu? seberapa pentingnya statistika di kehidupan kita ini? Untuk lebih jelasnya, mari kita simak pembahasan di bawah ini.
Mengapa statistika? Bukankah masih banyak pilihan jurusan lain yang prospeknya menjanjikan? Seperti itulah tanggapan orang-orang di sekitarku ketika aku memutuskan menjatuhkan pilihan statistika ini. Sekali lagi ini masalah pilihan. Awalnya tak terpikirkan untuk memilih ini , waktu masih SMA dulu belum agak mengerti mengenai jurusan-jurusan dan prospek kerjanya. Kemudian menjelang semester 2 saat kelas 3 SMA aku sudah berburu pengetahuan tentang masing-masing jurusan dan prospek kerjanya. Saat-saat pertama belum ada pikiran untuk memilih statistika, waktu itu aku tertarik dengan jurusan Hubungan Internasional, tetapi ternyata aku merasa itu bukanlah bidangku. Kemudian ibu memberikan arahan padaku untuk memilih statistika dikarenakan sesuai bidangku yang suka hitung-menghitung. Pilihan statistika ini diperkuat lagi ketika aku mengikuti sosialisasi dari IPB, dari sosialisasi itu aku mendapatkan kemantapan hati untuk memilih statistika karena prospek kerjanya yang luar biasa luasnya. Hampir semua bidang membutuhkan statistika.
Perjalananku dalam menggapai jurusan statistika penuh lika-liku. Saat SNMPTN undangan dan tulis aku tidak lolos. Sebenarnya aku sudah putus harapan saat itu, waktu itu aku sudah mempersiapkan diri untuk mendaftar ulang di perguruan tinggi swasta, tapi setelah aku melihat pengumuman ujian mandiri Universitas Diponegoro ternyata aku terpilih untuk bergabung di jurusan statistika .Betapa bahagianya hatiku saat itu. Sujud syukur pun aku lakukan. Inilah almamaterku Universitas Diponegoro yang nantinya akan membesarkan namaku. Saat itu juga aku bertekad untuk semangat belajar dan memberikan yang terbaik buat almamater tercinta.
Bagiku dalam memilih jurusan itu yang terpenting bukan karena prospek kerjanya yang luas atau tidaknya. Memilih jurusan itu sebaiknya adalah sesuai dengan minat dan bakat yang kita miliki. Apalah artinya jika sebuah jurusan itu prospek kerjanya bagus namun kita tak menyukainya. Itu hanya akan membuat kita tersiksa di dalamnya. Dalam konteks lainnya juga terkadang jurusan tak menjanjikan kita akan jadi profesi ini atau profesi itu. Namun kitalah yang menentukan akan jadi apakah kita ke depannya.
Statistika itu masih bagian keluarga dari matematika. Yang dipelajari di statistika itu mengenai cara mengumpulkan data, mengolah data, menganalisis , menginterpretasi ,mempresentasi dan memberikan sebuah keputusan terhadap data yang dikelola. Singkatnya statistika itu adalah ilmu yang berkaitan dengan data. Tanpa kita sadari statistika telah ada dalam kehidupan kita sehari-hari. Banyak contoh yang ada misalkan dalam pemilihan ketua sebuah organisasi dilakukan voting terhadap tiap calon ketua, nanti yang mendapat polling paling banyak dari pemilih dia akan terpilih menjadi ketuanya. Kemudian ketika kita lahir pun sebenarnya kita telah dikenalkan dengan statistika, yakni mengenai panjang dan berat tubuh kita, dan dalam kehidupan seorang mahasiswa seperti aku ini statistika penting sekali misalkan dalam penghitungan indeks prestasi. Masih banyak lagi manfaat statatistika dalam kehidupan kita ini.
Menjadi seorang mahasiswa adalah sebuah status sosial yang memiliki tingkat kemandirian dan tanggung jawab yang tinggi. Seorang mahasiswa bukan lagi seorang anak kecil yang perlu digandeng tangannya untuk menuju suatu tujuan tertentu. Mahasiswa sudah harus bisa berjalan sendiri dan harus bisa bertanggung jawab atas hidupnya sendiri. Menjadi mahasiswa pun harus dituntut untuk bisa berpola pikir ilmiah bukan berpola pikir spekulatif. Apa itu berpola pikir ilmiah? Ya, berpola pikir ilmiah itu adalah suatu pemikiran atau tindakan seseorang yang dilandaskan pada dasar-dasar dan ilmu tertentu. Mengapa harus berpola pikir ilmiah? Karena pemikiran atau tindakan yang dilandaskan pada dasar-dasar dan ilmu tertentu akan membuat masyarakat lebih percaya dan menerimanya dibandingkan pemikiran atau tindakan yang tak berlandaskan apapun dan dilakukan secara spontan. Singkatnya dengan berpikir ilmiah membuat kepercayaan masyarakat tinggi terhadap kita.
Berpola pikir ilmiah itu memiliki banyak ciri. Seperti pendapat yang dikemukakan dan tindakan yang dilakukan didasarkan pada penelitian yang dilakukannya. Berpikir objektif bukan subjektif pada suatu permasalahan. Pendapat yang disampaikan bukan asal-asalan melainkan sesuai kebenaran yang ada. Untuk memperkuat pendapatnya menggunakan data-data atau bukti yang diperoleh dari pelaksanaan metode ilmiah. Ternyata statistika yang kini akan aku tekuni adalah salah satu dari empat sarana untuk berpikir secara ilmiah selain bahasa, matematika dan logika.
Memilih statistika ternyata adalah pilihan yang tepat dan kini aku menyadarinya. Dan konsekuensi sebagai seorang mahasiswa statistika adalah mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh dosen dengan sebaik-baiknya. Saat ini di Indonesia perguruan tinggi yang sudah membuka jurusan statistika masih sedikit padahal manfaatnya pada setiap lini ilmu pengetahuan itu sangat penting. Hampir semuanya membutuhkan statistika. Kedokteran pun memerlukan statistika, ilmu psikologi yang pada dasarnya bukan ilmu alam namun ilmu sosial tetap membutuhkan kehadiran statistika. Hal ini mempertegas dan meyakinkan seorang mahasiswa statistika harus berbangga diri dan percaya diri. Dan tak perlu menyesal, misalkan sebenarnya pada pilihan pertama menginginkan masuk di jurusan kedoteran namun takdir mengatakan lain sehingga masuk di jurusan statistika. Tak perlu disesali apa yang terjadi sekarang ini pada diri kita. Walau tak bisa masuk di kedokteran, tapi kan statistika juga diperlukan di bidang kedokteran. Memang, terkadang apa yang kita sukai tak selalu terbaik buat kita dan juga apa yang kita benci tak selalu menjadi hal yang terburuk di kehidupan kita. Kita tak pernah menduga jika apa yang kita benci akan menjadi bagian terbaik dalam hidup kita.
Sekali lagi , statistika adalah ilmu yang penting kita pelajari, telah diuraikan manfaat-manfaatnya diatas. Dengan statistika kita dilatih untuk berpikir ilmiah dan bukan berpikiran spekulatif. Tak perlu berkecil hati dengan jumlah mahasiswa statistika yang sedikit jumlahnya. Justru disitulah kelebihannya, mahasiswa statistika yang jumlahnya sedikit akan dicari oleh banyak orang dari berbagai macam bidang. Jika dianalogikan statistika itu bagaikan mutiara di dasar laut. Mutiara di laut itu jumlahnya sedikit, mutiara ini menggambarkan keberadaan mahasiswa statistika yang jumlahnya kalah dibanding jurusan lainnya sedangkan laut menggambarkan orang-orang dari segala bidang yang mencari-cari lulusan statistika.
Jadi kesimpulan essay ini, aku sebagai mahasiswa statistika Universitas Diponegoro bangga dengan statistika karena statistika itu memberikan bukti bukan janji.
Langganan:
Komentar (Atom)
